PSIM Yogyakarta Resmi Tetapkan Sikap atas Tragedi Kanjuruhan dan Dorong Pengusutan Tuntas

9 Oktober 2022, 16:30 WIB
Penulis: Adif Setiyoko
Editor: Estu Santoso
Manajemen PSIM Yogyakarta telah resmi menetapkan sikapnya atas terjadinya Tragedi Kanjuruhan yang telah menewaskan 131 korban jiwa tersebut.
Manajemen PSIM Yogyakarta telah resmi menetapkan sikapnya atas terjadinya Tragedi Kanjuruhan yang telah menewaskan 131 korban jiwa tersebut. /DOK PSIM

  • PSIM Yogyakarta telah menetapkan sikap resmi atas Tragedi Kanjuruhan yang memakan banyak korban jiwa.
  • Menurut PSIM Yogyakarta, investigasi dan penyelidikan mendalam harus dilakukan untuk mengusut tuntas Tragedi Kanjuruhan.
  • Selain itu, PSIM Yogyakarta turut mendukung penuh kerja sama antara Pemerintah Indonesia dengan FIFA.

SKOR.id – Manajemen PSIM Yogyakarta telah resmi menetapkan sikap atas terjadinya Tragedi Kanjuruhan yang telah menewaskan ratusan korban jiwa tersebut.

Manajemen PSIM Yogyakarta mendorong penyelidikan dan investigasi secara menyeluruh dan mendalam terhadap peristiwa Tragedi Kanjuruhan yang terjadi pada 1 Oktober 2022.

Sebab, insiden kelam yang terjadi seusai pertandingan antara Arema FC vs Persebaya Surabaya tersebut telah memakan banyak korban jiwa.

Setidaknya, sampai saat ini, menurut data yang dirilis oleh Dinas Kesehatan Pemprov Jawa Timur, Sabtu (8/10/2022), sudah memakan sebanyak 704 korban.

Jumlah itu terdiri dari 131 korban jiwa, luka ringan sebanyak 550 orang, luka berat 23 orang, dan 37 korban lainnya masih menjalani perawatan di rumah sakit.

PSIM Yogyakarta berharap, insiden ini turut membentuk forum komunikasi antara klub, operator, federasi, pihak keamanan, dan suporter.

Sehingga, berbagai pihak ini dapat memberikan masukannya untuk meninjau ulang tata cara pelaksanaan pertandingan.

Presiden Joko Widodo, saat memberikan keterangan pers di Sadion Kanjuruhan, Kab. Malang, Rabu (5/10/2022).
Presiden Joko Widodo, saat memberikan keterangan pers di Sadion Kanjuruhan, Kab. Malang, Rabu (5/10/2022). Yogie Gandanaya/Skor.id

Klub berjulukan Laskar Mataram ini turut mendukung penuh upaya Pemerintah Republik Indonesia bersama FIFA untuk membentuk Tim Transformasi Sepak Bola Indonesia.

Berikut pernyataan resmi PSIM Yogyakarta mengenai Tragedi Kanjuruhan yang terdiri dari lima poin.

"Tragedi Kanjuruhan merupakan peristiwa yang menyentak seluruh insan persepakbolaan nasional," bunyi pernyataan sikap PSIM.

"Sekali lagi, duka cita yang mendalam kami ucapkan kepada seluruh korban, keluarga, kerabat korban dan keluarga besar Aremania."

"Tragedi Kanjuruhan merupakan tragedi nasional, dan untuk itu kami mendukung penuh adanya penyelidikan atau investigasi secara menyeluruh dan mendalam terhadap peristiwa tersebut."

Menurut PSIM, seluruh insan sepak bola Indonesia termasuk klub, federasi, operator, pihak keamanan, panitia pelaksana pertandingan dan suporter hendaknya melakukan introspeksi.

Instropeksi ini secara menyeluruh dan melakukan langkah antisipasi yang layak agar peristiwa serupa tidak terjadi lagi di Tanah Air.

Mereka juga meminta bentuk forum komunikasi antara klub, operator, federasi, pihak keamanan dan suporter untuk meninjau ulang tata cara pelaksanaan pertandingan secara keseluruhan.

PSIM juga mendukung penuh upaya Pemerintah Republik Indonesia bersama FIFA untuk membentuk Tim Transformasi Sepak Bola Indonesia.

Berita Tragedi Kanjuruhan Lainnya:

KontraS: Tragedi Kanjuruhan Bisa Masuk Pelanggaran HAM Berat

Tim Gabungan Aremania: Korban Tragedi Kanjuruhan Akibat Tindak Kekerasan Berlebihan Aparat

Aremania Bentuk Tim Pencari Fakta Independen untuk Tragedi Kanjuruhan

  • Sumber: PSIM Yogyakarta
  • Tag

    Video

    Berita Terkait

    Liga 1

    Jumat, 7 Oktober 2022

    Regulasi PSSI yang Selamatkan Mochamad Iriawan dari Status Tersangka Kasus Tragedi Kanjuruhan

    Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, tak ada dalam daftar enam tersangka kasus Tragedi Kanjuruhan yang telah diumumkan oleh Kapolri.

    Liga 1

    Jumat, 7 Oktober 2022

    Aremania Bentuk Tim Pencari Fakta Independen untuk Tragedi Kanjuruhan

    Kelompok suporter Arema FC, Aremania, membentuk tim pencari fakta independen terkait Tragedi Kanjuruhan.

    Liga 1

    Jumat, 7 Oktober 2022

    Tim Gabungan Aremania: Korban Tragedi Kanjuruhan Akibat Tindak Kekerasan Berlebihan Aparat

    Aparat keamanan yang menembakkan gas air mata ke arah tribune dinilai Tim Gabungan Aremania dilakukan secara sitematis dan bukan karena lalai.

    Liga 1

    Jumat, 7 Oktober 2022

    KontraS: Tragedi Kanjuruhan Bisa Masuk Pelanggaran HAM Berat

    KontraS membuka kemungkinan bahwa Tragedi Kanjuruhan bisa masuk kategori pelanggaran HAM berat.

    Terbaru

    Liga 2

    Senin, 30 Januari 2023

    Menpora: Liga 2 2022-2023 Belum Bisa Jalan hingga Pelaksanaan KLB PSSI

    Menpora Zainudin Amali kembali melakukan pertemuan dengan beberapa perwakilan klub Liga 2, Senin (30/1/2023).

    Liga 2

    Minggu, 29 Januari 2023

    Gresik United Permanenkan Dua Pemain Persebaya, Diikat Kotrak Durasi Lima Tahun

    Gresik United menempuh jalan berbeda dari kontestan Liga 2 2022-2023 lainnya menyusul penghentian kompetisi oleh PSSI.

    Liga 2

    Jumat, 27 Januari 2023

    Liga 2 Tak Jelas, Manajer Persipura Sarankan Para Pemain Mencari Klub Luar Negeri

    Terhentinya kompetisi Liga 2 2022-2023 menyebabkan para pemain Persipura Jayapura dilirik sejumlah klub Liga 1.

    Liga 2

    Jumat, 27 Januari 2023

    Persipura Jayapura Resmi Pinjamkan Dua Pemain ke Klub Liga 1

    Dua pemain Persipura Jayapura Gunansar Mandowen dan M Tahir resmi dipinjamkan ke Klub Liga 1.

    Liga 2

    Kamis, 26 Januari 2023

    FIFPro Minta FIFA dan AFC Intervensi Keputusan PSSI soal Penghentian Liga 2 dan Liga 3

    Keputusan PSSI menghentikan Liga 2 2022-2023 dan Liga 3 Nasional mendapat perhatian dari Asosiasi Pesepak bola Profesional Dunia (FIFPro).

    Liga 2

    Kamis, 26 Januari 2023

    Komentar Sekjen PSSI Yunus Nusi soal Isu Suap Rp15 Juta ke Klub Liga 2 2022-2023

    Sekjen PSSI, Yunus Nusi, mengomentari isu suap Rp15 juta kepada klub agar Liga 2 2022-2023 dihentikan.

    Liga 2

    Selasa, 24 Januari 2023

    Daftar 9 Klub yang Menolak Liga 2 2022-2023 Dilanjutkan

    Ada 15 tim Liga 2 yang menghendaki kompetisi berjalan, sedangkan sembilan lainnya menolak melanjutkan kompetisi.

    Liga 2

    Selasa, 24 Januari 2023

    Hasil Pertemuan Klub Liga 2: PT LIB Rekomendasikan Musim Ini Dilanjutkan Mulai 24 Februari 2023

    Kelanjutan Liga 2 2022-2023 masih menemui deadlock, walaupun klub-klub LIga 2 sudah bertemu PT LIB dan PSSI.

    Liga 2

    Senin, 23 Januari 2023

    Soal Peluang Liga 2 2022-2023 Dilanjut, CEO Semen Padang Berharap Ada Keputusan Pasti

    CEO Semen Padang FC, Win Bernadino, mengaku belum mengetahui agenda di rapat bersama PT LIB dan PSSI yang akan digelar Selasa (24/1/2023).

    Liga 2

    Senin, 23 Januari 2023

    Pemilik Klub Liga 2 2022-2023 Gelar Pertemuan Besok, Semen Padang Punya Harapan dan Usulan

    Para pemilik klub Liga 2 2022-2023 akan mengadakan rapat di Jakarta pada Selasa (24/1/2023) sore, Semen Padang akan hadir.
    X