Pengusaha asal Malaysia Memprediksi Industri Sepak Bola Indonesia Bakal Maju pada 2024

4 Mei 2021, 09:45 WIB
Penulis: Adif Setiyoko
Editor: Taufan Bara Mukti
Pemilik baru klub Liga 2, PSPS Riau, Norizam Tukiman (kanan), menyebut bahwa industri sepak bola Indonesia akan kian maju di tahun 2024. /DOK PSPS Riau

  • PSPS Riau kini memiliki pemilik baru setelah diakuisisi oleh pengusaha dan investor asal Malaysia, Norizam Tukiman.
  • Norizam Tukiman menyebut bahwa industri sepak bola di Indonesia akan melesat pada tahun 2024.
  • Hal itu menjadi alasan Norizam Tukiman mulai berinvestasi di klub sepak bola Indonesia dengan membeli PSPS Riau.

SKOR.id – Pemilik Kelantan FC, Norizam Tukiman, kini mulai melebarkan sayapnya hingga Indonesia. Ia baru saja membeli klub Liga 2, PSPS Riau, pada Senin (3/5/2021).

Norizam menjelaskan, keputusannya mengakuisisi PSPS Riau tak terlepas dari sejarah yang dimiliki klub berjulukan Aksar Betuah tersebut.

Selain itu, ia juga berharap bisa untuk membantu PSPS bangkit agar kembali bertaji di kancah sepak bola Indonesia.

Sebagai investor, tentu Norizam mengharapkan kemajuan PSPS. Namun, ia tak akan terburu-buru karena hal ini jelas membutuhkan waktu yang cukup panjang.

“Saya adalah penggemar sepak bola dan investor, jadi saya melihat masa depan dan tidak ingin untung sekarang,” ujar Norizam, dikutip dari akun Facebook pribadinya.

 

“Saya mencintai suporter PSPS Riau, seperti halnya suporter Kelantan FC yang ingin tim sepak bolanya bangkit,” ia melanjutkan.

Kini, Norizam siap untuk membawa dua klub miliknya tersebut untuk kembali promosi ke kasta tertinggi.

Saat ini, Kelantan FC memang tengah berjuang di Liga Primer Malaysia, sementara PSPS Riau berkompetisi di Liga 2

 
 
 
View this post on Instagram

A post shared by PSPS Riau (@pspsriau)

“Sekarang, Kelantan FC bisa terus bekerja sama dengan PSPS Riau, karena pemiliknya adalah orang yang sama,” ujarnya

Norizam merupakan pengusaha hotel yang cukup terkenal di Negeri Jiran. Ia juga memiliki kiprah mentereng di dunia investasi.

Itulah sebabnya, ia sangat akrab dengan julukan Zamsaham, karena kelihaiannya dalam berinvestasi.

Selain itu, Norizam sebelumnya juga sempat mengatakan bahwa industri sepak bola di Indonesia memiliki masa depan yang cerah.

Ia memprediksi, dalam waktu tiga tahun ke depan, industri kulit bundar di Indonesia bisa melesat. Itu juga menjadi satu alasannya mengakuisisi PSPS.

Hal ini turut ditambah dengan hadirnya sejumlah investor baru di kasta kedua sepak bola Tanah Air seperti Raffi Ahmad (Rans Cilegon FC) dan Kaesang Pangarep (Persis Solo).

“Industri sepak bola Indonesia akan sama besarnya dengan perekonomian pada tahun 2024,” kata Norizam.

“Insyaallah, itulah alasan saya berinvestasi sekarang. Kami sedang membangun Kelantan FC dan PSPS Riau di bawah atap TRW,” ia melanjutkan.

Ikuti juga InstagramFacebookYouTube, dan Twitter dari Skor Indonesia.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Skor.id (@skorindonesia)

Berita Malaysia Lainnya:

Resmi, Pengusaha Asal Malaysia Ambil Alih Tim Liga 2 PSPS Riau

Beda Nasib Saddil Ramdani dan Ryuji Utomo di Laga Terbaru Liga Super Malaysia 2021

Klub Kaya Raya Liga Super Malaysia Gembos, Pelatihnya Bicara ''soal'' Superman

Tag

Video

Komentar

Berita Terkait

Badminton

Jumat, 30 April 2021

India Siapkan Berbagai Opsi demi Ikut Malaysia Open dan Singapore Open 2021

BAI berencana mengubah rute penerbangan serta datang lebih awal sebelum Malaysia Open 2021.

Badminton

Jumat, 30 April 2021

Kasus Covid-19 Global Naik Lagi, Malaysia Open 2021 dalam Ancaman

Rata-rata kasus Covid-19 harian di Malaysia menyentuh angka 2.000 dalam beberapa waktu terakhir.

Dunia

Jumat, 30 April 2021

Seret Gol, Eks Striker PSS Terancam Didepak dari Klub Malaysia

Kabar buruk harus diterima oleh mantan penyerang PS Sleman, Yevhen Bokhashvili, yang kini main di Liga Malaysia bersama Sri Pahang FC.

Terbaru

Liga 2

Selasa, 11 Mei 2021

Resmi, Semen Padang FC Kembali Pulangkan Pemain Indonesia Pertama di Liga Myanmar

Semen Padang FC belum berhenti mengumumkan kedatangan pemain baru dan yang paling anyar adalah Dedi Gusmawan

Liga 2

Selasa, 11 Mei 2021

Libur Lebaran, Presiden Rans Cilegon FC Tekankan ke Tim untuk Menjaga Tiga Hal

Menyabut Idulfitri, Rans Cilegon FC telah meliburkan aktivitas latihan tim.

Liga 2

Selasa, 11 Mei 2021

Semen Padang Ikut Menentang Liga 1 Tanpa Degradasi, Singgung Marwah Sepak bola Indonesia

Semen Padang turut menolak rencana Liga 1 2021-2022 tanpa adanya sistem degradasi.

Liga 2

Senin, 10 Mei 2021

Beri Kesempatan Lebaran dengan Keluarga, Latihan Rans Cilegon FC Diliburkan

Skuad Rans Cilegon FC akan kembali menjalani latihan bersama pada H+5 Lebaran

Liga 2

Senin, 10 Mei 2021

Tolak Tawaran Tim Liga 1, Manda Cingi Ungkap Alasannya Gabung Semen Padang

Mantan pemain Sriwijaya FC mengaku menolak tawaran beberapa klub Liga 1 dan Liga 2 sebelum gabung Semen Padang FC.

Liga 2

Minggu, 9 Mei 2021

Sulut United Menentang Keras, Kompetisi Tanpa Degradasi Disebut Sangat Tidak Ideal

Sejumlah kontestan Liga 2 mulai menanggapi rencana kompetisi kasta teratas Indonesia tanpa adanya sistem degradasi.

Liga 2

Minggu, 9 Mei 2021

Gagal Move on dari Eks Striker Bali United, Semen Padang Resmi Rekrut Aldino Herdianto

Setelah gagal pada tahun sebelumnya, Semen Padang mendapatkan tanda tangan Aldino Herdianto untuk Liga 2 2021.

Liga 2

Minggu, 9 Mei 2021

Semen Padang Lancarkan Operasi Senyap, 25 Pemain Resmi Dikontrak

Diam-diam, Semen Padang telah resmi mengontrak 25 pemain yang akan memperkuat tim guna mewujudkan mimpi kembali ke Liga 1.

Liga 2

Sabtu, 8 Mei 2021

Libur Lebaran Dua Pekan, Pemain PSG Pati Dapat Pekerjaan Rumah

Tim Liga 2 PSG (Putra Safin Grup) Pati tengah menjalani masa libur menjelang momen Hari Raya Idulfitri.

Liga 2

Sabtu, 8 Mei 2021

Sriwijaya FC Sesalkan Wacana Liga 1 dan Liga 2 Tanpa Degradasi

Menurut Presiden Sriwijaya FC wacana tersebut dapat mencederai semangat berkompetisi tim-tim peserta Liga 1 dan Liga 2.
X